Tutup Tangki Bensin Mobil Tidak Rapat: Bensin Diam-diam Menguap Dan Lampu Check Engine Ikut Menyala
Lampu check engine yang menyala beberapa hari setelah isi bensin tidak selalu berarti mesin bermasalah. Sering kali penyebabnya sepele: tutup tangki yang tidak terkunci rapat atau karet seal-nya sudah getas.
Ceritanya hampir selalu mirip. Mobil baru saja diisi penuh di SPBU, perjalanan lancar, lalu dua atau tiga hari kemudian lampu check engine menyala kuning di panel instrumen. Mesin terasa normal, tidak ada suara aneh, tetapi pemilik mobil langsung cemas membayangkan biaya bengkel. Di banyak kasus, sumber masalahnya justru ada di bagian paling sederhana: tutup tangki bensin.
Mobil modern tidak membiarkan uap bensin keluar begitu saja ke udara. Ada sistem EVAP (evaporative emission) yang menampung uap dari tangki ke dalam kanister arang aktif, lalu menyedotnya ke mesin untuk ikut dibakar. Agar sistem ini bekerja, tangki harus tertutup rapat. Komputer mesin (ECU) secara berkala menguji kerapatan itu. Jika terdeteksi kebocoran, meskipun kecil, ECU mencatat kode kesalahan dan menyalakan lampu check engine.
Karena itulah tutup tangki yang tidak terkunci bisa memicu peringatan. Penyebab yang paling umum adalah tutup diputar terburu-buru oleh petugas atau pengemudi sendiri dan belum sampai bunyi "klik". Penyebab lain adalah karet seal pada tutup yang sudah getas, retak, atau kotor oleh pasir, sehingga tidak lagi menempel sempurna di mulut tangki. Tutup aftermarket yang ukurannya kurang pas juga sering jadi biang keladi.