Titik Buta Truk Besar: Saat Motor Di Sampingnya Sama Sekali Tak Terlihat Di Spion
Banyak pengendara motor mengira sopir truk pasti melihat mereka. Kenyataannya, truk besar punya area buta yang luas di sisi kiri, depan, dan belakang, dan di situlah motor paling sering terserempet.
Pemandangan ini terjadi setiap hari di jalan nasional maupun jalan kota. Sebuah truk bermuatan berjalan pelan, lalu beberapa motor menyelip di sisi kirinya, menunggu celah untuk menyalip. Pengendara merasa aman karena jaraknya cukup dan truk tidak terlalu cepat. Masalahnya, dari kursi sopir, motor itu bisa jadi sama sekali tidak terlihat.
Truk besar punya apa yang disebut titik buta, yaitu area di sekitar kendaraan yang tidak tertangkap spion maupun pandangan langsung sopir. Area terluas biasanya ada di sisi kiri, karena sopir duduk di kanan dan harus melihat melintasi kabin. Titik buta lain ada tepat di depan bumper, terutama pada truk berkabin tinggi, serta di belakang bak yang panjang dan tertutup. Semakin panjang truknya, semakin lebar pula area yang tak terpantau.
Bahayanya muncul saat truk berbelok ke kiri, berpindah lajur, atau mulai jalan dari lampu merah. Ketika berbelok, bagian belakang truk juga menyapu ke dalam tikungan, sehingga motor yang berada di sisi kiri bisa terjepit antara roda belakang dan trotoar. Saat berhenti di lampu merah, motor yang menyelip tepat di depan bumper truk tinggi bisa tidak terlihat sama sekali ketika truk mulai bergerak.