Oli Gardan Motor Matic Jarang Diganti: Dengung Dari Roda Belakang Yang Sering Disangka Masalah CVT

Oli gardan hanya sekitar seratus mililiter dan jarang diingat saat servis, padahal oli inilah yang melumasi roda gigi akhir motor matic. Jika terlalu lama dibiarkan, gejalanya muncul sebagai dengung halus yang makin keras seiring kecepatan.

Setiap kali motor matic masuk bengkel, yang hampir selalu diganti adalah oli mesin. Di sebelahnya, di dalam rumah roda gigi dekat as roda belakang, ada oli lain yang jauh lebih jarang disentuh: oli gardan atau oli transmisi akhir. Volumenya kecil, biasanya hanya sekitar 100 sampai 150 mililiter tergantung model, sehingga banyak pemilik bahkan tidak tahu oli itu ada. Akibatnya, oli gardan bisa bertahan bertahun-tahun di dalam motor tanpa pernah diganti.

Pada motor matic, putaran dari CVT tidak langsung masuk ke roda. Tenaga lebih dulu melewati beberapa roda gigi reduksi di dalam gardan, yang bekerja terus-menerus setiap kali motor berjalan. Oli gardan bertugas melapisi gigi-gigi itu, meredam gesekan, dan membawa panas keluar. Seiring waktu, oli ini mengental, bercampur serpihan logam halus dari gigi yang saling bergesekan, dan kehilangan daya lumasnya. Bila sil di sekitar as mulai getas, oli juga bisa merembes keluar sedikit demi sedikit sampai volumenya berkurang.

Gejalanya jarang dramatis. Yang paling sering adalah bunyi dengung atau mendesing dari arah roda belakang, terutama saat motor melaju di kecepatan sedang dan stabil. Bunyi itu sering disangka berasal dari CVT atau bearing roda, sehingga pemilik membersihkan CVT atau mengganti roller tanpa hasil. Tanda lain yang bisa diperhatikan adalah bekas oli atau kerak hitam di sekitar baut pembuangan dan sekitar as roda belakang, serta tarikan yang terasa sedikit lebih berat dari biasanya.