Aki Mobil Tekor Setelah Lama Diparkir: Kenapa Mobil Jarang Dipakai Justru Lebih Sering Mogok

Mobil yang lama diam di garasi tetap menguras aki sedikit demi sedikit, sampai suatu pagi starter tak lagi mau berputar. Begini penyebab dan cara mencegahnya.

Senin pagi, mobil yang sepanjang minggu cuma diam di garasi tiba-tiba hanya berbunyi "tek-tek-tek" saat kunci diputar. Lampu dasbor menyala redup, starter enggan berputar, dan rencana berangkat kerja langsung berantakan. Kejadian seperti ini makin sering dialami pemilik mobil yang kini lebih banyak bekerja dari rumah, naik motor untuk perjalanan harian, atau hanya memakai mobil di akhir pekan.

Penyebabnya jarang sekali karena aki "tiba-tiba rusak". Aki mobil tetap kehilangan daya walau mesin mati. Sistem alarm, memori audio, modul elektronik, sampai kamera dasbor yang dipasang permanen terus menyedot arus kecil sepanjang waktu. Di atas itu, aki juga mengalami pengosongan alami, yang berjalan lebih cepat saat suhu udara panas seperti di banyak kota di Indonesia. Dua hal ini, kalau dibiarkan seminggu sampai dua minggu tanpa mesin hidup, cukup untuk membuat aki yang sudah berumur kehabisan tenaga untuk memutar starter.

Masalahnya tidak berhenti di pagi yang gagal. Aki yang berulang kali terkuras sampai hampir kosong akan mengalami sulfasi: kristal timbal sulfat mengeras di pelat dan kapasitasnya turun permanen. Aki yang seharusnya bertahan dua sampai tiga tahun bisa minta diganti jauh lebih cepat. Mobil yang terlalu sering di-jumper juga berisiko, karena lonjakan arus dan sambungan kabel yang salah bisa mengganggu modul elektronik.